Lebih Mengerti Dengan Diabetes Insipidus

Diabetes insipidus merupakan salah satu penyakit yang bisa dibilang sangat langka, kenapa dianggap seperti ini? Karena si penderita akan merasakan buang air dengan jumlah yang begitu banyak dan sering merasa kehausan. Bahkan apabila memang benar-benar parah akan bisa menyebabkan mengompol serta pastinya bakal terganggu tidur malam anda. Diabetes ini berbeda dengan Melitus karena sama sekali tidak menyangkut kadar gula dalam darah, penyebabnya adalah kerja ginjal kepada urin tidak berhubungan. Jangan lupa update terus info di sini untuk memperoleh pengetahuan-pengetahuan baru. Ada beberapa tipe pada diabetes ini:

  • Negrofenik

Jenis ini timbul saat tubuh mempunyai hormon antidiuretik yang lumayan mengatur produksi dari urine, namun sayangnya organ ginjal justru tidak meresponnya. Keadaan ini karena rusaknya organ ginjal atau karena keturunan.

  • Kranial

Sangat umum terjadi karena tubuh tidak mempunyai cukup hormon antidiuretik dari hipotalamus. Pada keadaan ini karena kerusakan kelenjar pituitari. Rusaknya bisa karena cedera otak, operasi, atau infeksi.

Komplikasi jarak dekat seperti hanya dehidrasi atau kekurangan cairan pada tubuh, namun apabila lumayan ringan masih bisa diobati dengan minum oralit saja. Tetapi apabila sudah cukup parah alangkah lebih baiknya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih dari dokter. Cara pengobatan yang bisa dilakukan untukĀ kolagit ini adalah: a.) terapi desmopresin: kebanyakan dokter akan memberikan resep penyeimbang yaitu dengan hormon sintetik. Dengan cara melakukan semprot pada hidung, injeksi atau tablet oral, b.) terapi diuretik yang dimana terapi ini dipakai buat diabetes insipidus nefrogenik saja. Ada salah satu obat yang bernama hidroklorotiazid yang kemudian dokter memberikan saran buat melakukan diet, c.) apabila penyebabnya adalah obat, dokter bakal mengubah obat-obat tersebut yang kemudian memberikan pengganti obat lain. Dan jika keadaan itu karena gangguan mental dokter harus sigap melakukan pengobatan. Sedangkan jika penyebabnya tumor, harusnya dokter bisa mempertimbangkan guna mengambil terlebih dulu itu. Apapun itu penyebabnya, usahakan untuk tetap mengatur pola hidup.